Opini

BASULLU’ DAENG LAWA “The Most Wanted Executioner”

Oleh: Rizal Sukarman Daeng Lawa Sejarah perjuangan kemerdekaan republik Indonesia adalah sebuah sejarah tidak singkat yang melahirkan banyak peristiwa peristiwa penting dalam perjuangan merebut kemerdekaan. Tentunya dalam merebut kemerdekaan di isi oleh banyaknya tokoh tokoh yang berperan penting dalam gerakan melawan penjajah seperti para tokoh pahlawan nasional kita Soekarno, Bung Tomo Jendral Sudirman, Pangeran Diponegoro dan Sultan Hasanuddin serta para pahlawan-pahlawan lainnya yang bersama-sama memperjuangakan kemerdekaan Indonesia.Begitu pula dengan perjuangan kemerdekaan yang ada di bumi Polongbangkeng yang dalam rekam jejak sejarahnya banyak tokoh-tokoh yang sangat berperan penting dalam merebut kemerdekaan seperti dua tokoh pahlwan Nasional yang ada dibumi Polongbangkeng seperti…
Read More

Marwah Muhammadiyah dan Integritas Kader (Refleksi Musyda ke-11 PDM Takalar)

Oleh: Basuki Rahmat (Anggota PDM Takalar 2022-2027) Musyawarah Daerah ke 11 Pimpinan Daerah Muhammadiyah (Musyda XI PDM) Takalar telah menghadirkan gambaran perjalanan Muhammadiyah satu periode terakhir-2015 - 2000 - dan perpanjangan 2023. Tentu ada evaluasi berupa masukan, kritikan dan pernyataan yang menerima, mendukung, kontraversial dan segala macam yang dituangkan oleh peserta sebagai ekspresi dari keinginan menjaga dan memelihara Marwah (harga diri, nama baik dan kehormatan) Muhammadiyah. Proses seleksi calon, aturan main yang disepakati sebagai acuan musyda, tanggapan atas LPJ (Laporan Pertanggungjawaban), laporan tim audit keuangan dan proses pemilihan serta penetapan anggota pimpinan, dilakukan dengan sangat hati-hati agar tidak terkesan sekedar…
Read More

Belajar Keteladanan dari Sosok HAMGA; Sebuah Catatan Jelang Musyda XI PD Muhammadiyah Takalar

Oleh Basuki RahmatWakil Ketua PDM Takalar Alhamdulillah jika tak ada halangan, warga Muhammadiyah Takalar akan menggelar perhelatan Musyawarah Daerah (Musyda) XI di Desa Bonto Rita, Kecamatan Galesong. Momen ini harus disyukuri oleh warga persyarikatan Muhammadiyah, khususnya para pengurus sebab bisa menyelesaikan satu periodeisasi kepengurusan. Sebagai salah satu warga persyarikatan, juga bersyukur bisa ikut kembali menyaksikan dan merasakan langsung suasana permusyawaratan Muhammadiyah tertinggi di tingkat daerah. Rasa syukur semakin bertambah, karena beruntung diberikan kesehatan untuk terlibat aktif sejak prosesi musyda ke V di Salaka 1991 lalu. Sebagai sekretaris Pimpinan Daerah Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) Takalar pada saat itu (1991 - 1993),…
Read More

Rupiah Diujung Pengharapan Guru Honorer

Oleh: Nur Jayadi ( Mahasiswa Universitas Hasanuddin) Seyogyanya, kemerdekaan negara Indonesia telah ditunjukkan melalui kualitas Pendidikan yang memadai. Sayangnya, gelaran HUT-RI ke-76 tahun lagi-lagi menyisakan dilema kemerdekaan bagi sistem Pendidikan negeri ini. Salah satu yang merasakan dilema kemerdekaan adalah para guru honorer. Alih-alih, Undang-Undang Dasar 1945 amandemen IV pasal 31 ayat 4 ditetapkan besaran anggaran Pendidikan sekurang-kurangnya 20% dari APBN dan APBD. Pemerintah melalui Kemendikbud mengelola sebesar 14,8% untuk digunakan pendanaan wajib. Pendanaan wajib tersebut salah satunya digunakan untuk tunjangan guru non-PNS dengan target sasaran 363.000 guru (Kemendikbud, 2021). Hanya saja, data lain menunjukkan sebanyak 728.461 Guru honorer mempertanyakan nasib…
Read More

Golkar Siapkan ‘Pemain Cadangan’ Bagi Kader yang Membelot di Pilkada Serentak 2020

kilometer40.com/- Ketua Umum (Ketum) Partai Golkar (PG) Airlangga Hartarto meminta seluruh kader agar solid mendukung pasangan calon yang diusung PG pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2020. Jika ada kader Golkar yang melawan atau membelot, akan dikena hukuman atau sanksi. “Kader yang sudah kita usung di Pilkada, kemudian ada pimpinan daerah, pimpinan DPRD atau fraksi yang berbeda dukungan, maka kita bangkucadangkan dulu,” kata Airlangga Hartarto usai membuka acara Bimbingan Teknis Pendidikan Politik Partai Golkar Sosialisasi Peraturan Perundang-undangan dalam rangka Pilkada Serentak 2020 di Jakarta, Minggu (30/8/2020). Ia menegaskan partai tidak mau ada upaya menggagalkan calon yang diusung PG karena perbuatan…
Read More

OPINI: Mabrurnya Haji yang Batal

Oleh : H Muhammad Afrizal* Pemerintah Indonesia melalui Menteri Agama telah mengumumkan secara resmi pembatalan pemberangkatan Jamaah Haji Tahun 1441 H, Sebuah keputusan yang tidak populis harus diambil disaat hampir seluruh belahan bumi sedang dilanda pandemi Covid-19. Bak gayung bersambut, berselang beberapa hari kemudian Pemerintah Arab Saudi pun secara resmi mengumumkan bahwa pelaksanaan Ibadah Haji untuk Tahun Haji 1441 H dilaksanakn secara terbatas hanya untuk Warga Negara Arab Saudi dan Ekspatriat dengan penerapan protokol Kesehatan yang ketat. Penantian panjang dalam deretan Waiting List selama kurang lebih antara 8 sampai 10 Tahun masa pendaftaran untuk pemberangkatan Tahun ini harus menunggu satu…
Read More

Saya dan IPM; Catatan Milad IPM ke-59 Tahun

Oleh: Syamsuddin Radjab(Mantan Ketua Umum IPM Ponpes Darul Arqam Gombara dan Dosen UIN Alauddin Makassar) Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) baru saja diperingati milad pendiriannya kemarin, 18 Juli 1961-18 Juli 2020 yang ke-59 tahun. Kelahirannya diwarnai dengan situasi politik nasional yang kurang menguntungkan. PKI sangat memengaruhi pemimpin nasional revolusi Bung Karno sehingga corak kebijakannya kadang bertentangan dengan semangat keislaman Indonesia. Sebagai bagian dari Ortom Muhammadiyah, IPM dibangun dalam dua kerangka strategis penting yakni sebagai aksentuasi Gerakan dakwah amar makruf nahi mungkar di kalangan pelajar dan kedua, IPM sebagai lembaga kaderisasi Muhammadiyah yang dapat membawa misi Muhammadiyah dimasa mendatang. Saya bersentuhan dengan…
Read More

OPINI: Pakkiok Bunting yang Ditelan Zaman

Karya sastra yang baik adalah sebuah karya yang dapat memberikankontribusi bagi masyarakat. Hubungan sastra dengan masyarakat pendukung nilai nilai kebudayaan tidak dapat dipisahkan karena sastra menyajikan kehidupan dan sebagian besar terdiri atas kenyataan sosial (masyarakat), walaupun karya sastra meniru alam dan dunia subjektif manusia. Di samping itu sastra berfungsi sebagai kontrol sosial yang berisi ungkapan sosial beserta problematika kehidupan masyarakat. Masalah kesastraan, khususnya sastra daerah merupakan masalah kebudayaan nasional yang perlu digarap dengan sungguh-sungguh dan berencana. Sastra daerah itu merupakan warisan budaya yang diwariskan secara turun-temurun oleh nenek moyang bangsa Indonesia.Di era globalisasi dan zaman modern banyak masyarakat Makassar yang…
Read More

OPINI: Eksistensi Perempuan Sebagai Pemimpin

Perempuan dan pemimpin adalah dua kata yang seakan berlawanan dengan esensi sebagai perempuan dan pemimpin yang digambarkan dengan sosok yang tegas, gagah dan penuh tanggungjawab. Ada hal yang menarik tentang interpretasi yang selama ini menjadi bahan perbincangan publik, diskusi kampus bahkan tak jarang dijadikan sebagai penelitian.Seiring berjalannya waktu keberadaan seorang perempuan yang digadang-gadang hanya akan tetap berakhir di dapur, meskipun sekolah tinggi yang ia tempuh dan pangkat yang ia raih. Pertanyaan yang mendasar dari sebuah problem keberadaan perempuan, layakkah untuk menjadi pemimpin?, mampukah perempuan sebagai pemimpin?, bagaimana seorang perempuan dapat menjadi pemimpin, sementara dirinya harus mengurusi rumah tangga? Pemimpin sejatinya…
Read More
No widgets found. Go to Widget page and add the widget in Offcanvas Sidebar Widget Area.