15
Sep
TAKALAR, kilometer40.com/- Proses lelang di lingkup pemkab Takalar kembali kisruh. Hal ini terjadi lantaran sejumlah rekanan menilai adanya keanehan pada proses lelang pembangunan rumah dinas (rumdis) pimpinan DPRD Takalar. Meski belum final alias belum ada pemenang tender, namun sejumlah rekanan selaku peserta tender dari proyek tersebut geram dan kesal lantaran anggota kelompok kerja (pokja) terdiri dari Rustam Sitaba, Ahsan dan Abdul Haris Beta terkesan menghindari peserta lelang. Akibat kekesalan tersebut, sejumlah rekanan yang tidak menerima adanya dugaan permainan dari kepala bagian unit layanan pengadaan (ULP) Kabupaten Takalar bersama pokja tersebut menyegel kantor ULP tersebut. ” Kami terpaksa menyegel kantor bagian…