TAKALAR, KILOMETER40.COM- Organisasi Mitra PAUD yang terdiri dari PKG, K3S, dan IGTKI PGRI Kecamatan Pattallassang sukses menggelar Workshop Pembelajaran Mendalam Jenjang PAUD yang berlangsung di Aula Pertemuan TK Bhayangkari 14 Kabupaten Takalar, 6 Agustus 2025.
“Kegiatan ini diharapkan menjadi momentum penting untuk meningkatkan kualitas pembelajaran di lembaga-lembaga PAUD, khususnya dalam mengimplementasikan pendekatan Pembelajaran Mendalam yang bermakna, berkesadaran, Menggembirakan dan berorientasi pada anak.”kata Ketua Panitia Fitri Susanti.
Turut hadir Koordinator Wilayah Pendidikan Kecamatan Pattallassang Hj. Nurmin, S.Pd., M.Pd. serta para pengawas pendidikan PAUD yaitu Hj. Halija, S.Pd, Sitti Suryati Ali, S.Pd, Hj. Suarni, S.Pd, dan Hj. Hasnah, S.Pd.
Workshop ini diikuti oleh sekitar 70 an peserta yang merupakan perwakilan guru dan kepala PAUD se-Kecamatan Pattallassang.
Kehadiran mereka mencerminkan komitmen bersama untuk meningkatkan kompetensi pendidik demi menciptakan pembelajaran yang lebih berkualitas di tingkat PAUD.
Kegiatan ini menghadirkan dua narasumber nasional, yaitu Bahtiar Saeful, Direktur Komunitas PAUD Menggembirakan Alia Grafika, yang juga dikenal sebagai Pemateri Nasional Jenjang PAUD, serta Alia Nilawati, yang merupakan satu-satunya guru TK di Indonesia yang berhasil mewakili negara dalam Penyusunan Kurikulum Ethics Education bersama enam negara lainnya di Abu Dhabi.
Bahtiar Saeful membagikan strategi dan praktik terbaik untuk menerapkan pembelajaran mendalam yang meaningful, mindful, dan joyful.
Sementara itu, Alia Nilawati memberikan inspirasi melalui pengalamannya di forum internasional, serta menekankan pentingnya guru PAUD memiliki wawasan global namun tetap berpijak pada kearifan lokal dalam merancang pembelajaran yang membentuk karakter anak.
Dalam sambutannya, Hj. Nurmin menegaskan pentingnya guru PAUD memahami esensi pembelajaran mendalam yang tidak hanya berfokus pada capaian akademik, tetapi juga menguatkan nilai-nilai karakter, kemandirian, dan kreativitas anak.
“Guru PAUD adalah pondasi pembentukan generasi emas. Dengan memahami konsep pembelajaran mendalam, guru dapat menciptakan suasana belajar yang menyenangkan, bermakna, dan berdampak jangka panjang bagi anak,” ujarnya.
Ketua IGTKI Kabupaten Takalar, Mardiwati, juga memberikan apresiasi terhadap kegiatan ini. Ia menyampaikan bahwa workshop seperti ini sangat relevan dengan kebutuhan guru PAUD saat ini.
“Pembelajaran mendalam adalah kunci untuk menciptakan anak-anak yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki karakter yang kuat. Kami berharap guru-guru yang hadir dapat menerapkan ilmu yang diperoleh sehingga pembelajaran di PAUD menjadi lebih kreatif, menyenangkan, dan berdampak positif bagi tumbuh kembang anak,” ungkapnya.
Sementara itu, Ketua Panitia Fitri Susanti mengungkapkan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan ini dengan sukses.
“Kami berterima kasih atas dukungan semua pihak, mulai dari Korwil, pengawas, organisasi mitra PAUD, hingga para peserta. Semoga materi yang disampaikan narasumber bisa menjadi inspirasi dan diaplikasikan di kelas, sehingga anak-anak mendapatkan pengalaman belajar yang bermakna dan menggembirakan,” tuturnya.
Workshop ini membekali para pendidik dengan strategi dan praktik terbaik dalam merancang kegiatan belajar yang kontekstual, kolaboratif, dan sesuai perkembangan anak usia dini. Kegiatan juga menjadi wadah berbagi pengalaman antar guru, sehingga terjalin sinergi dalam mengoptimalkan mutu pendidikan di seluruh PAUD Kecamatan Pattallassang.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan para guru mampu mengimplementasikan hasil pelatihan di kelas masing-masing, sehingga pembelajaran di PAUD benar-benar menjadi proses yang meaningful, mindful, dan joyful bagi anak.(*)
Leave a Reply