HBK – H Bur Bertemu, Koalisi ‘Pisang Ijo’ Berpeluang Terwujud di Pilkada Takalar

TAKALAR, KILOMETER40.COM– Tak ada angin, Tak ada hujan. Tetiba dua politisi senior bertemu. Ialah legislator senayan dari Partai Golkar, Hamka B Kady dan ‘alumni Golkar’ yang sekarang berlabuh di Partai Persatuan Pembangunan (PPP), H Burhanuddin Baharuddin alias Haji Bur.

Keduanya pernah berkolaborasi memenangkan Pilkada Takalar kala Bur berpasangan dengan Nasir Ibrahim dengan akronim HB-HN. Setelahnya, beredar kabar jika Hamka B Kady dan Haji Bur mengalami keretakan hubungan.

Namun, pertemuan Hamka dan Bur, Kamis 9 Mei 2024 pagi di kediaman Hamka menjadi babak baru hubungan mereka sekaligus arah baru perpolitikan di Takalar jelang Pilkada Takalar Nopember 2024 mendatang.

“Sebenarnya ini silaturahmi sahabat lama. Terlalu lama kami tak berjumpa. Banyak hal yang kami bahas. Biasalah teman lama kalau bertemu.”kata Haji Bur ketika dikonfirmasi ihwal pertemuan tersebut.

Meski demikian, mantan Bupati Takalar itu tak menampik bahwa pembicaraan mereka berdua juga membahas tentang dinamika politik yang terjadi di Takalar.

“Yah pasti adalah pembicaraan ke arah sana. Pada prinsipnya, kami berdua sepaham bahwa Takalar harus kita terus genjot pembangunannya di semua aspek. Apalagi sejak Pj Bupati ini, Takalar kembali mulai berbenah setelah stuck lima tahun. Doakan yang terbaiklah untuk ikhtiar kita semua.”kata Haji Bur lagi.

Silaturahmi Haji Bur dan Hamka B Kady yang turut didampingi oleh Sekretaris DPC PPP Takalar dan Tim dari Pak Hamka juga menyinggung beberapa hasil survei.

“Dari beberapa hasil lembaga survey, kami melihat nama nama yang beredar di Takalar, hasil surveinya masih stagnan dan belum ada yang betul-betul dominan. Peluang masih terbuka lebar.”tambahnya.

Apakah koalisi Golkar – PPP bakal terwujud di Pilkada Takalar?. Mengingat, komunikasi kedua partai ini begitu intens terjadi di beberapa kabupaten yang belakangan populer dengan istilah Koalisi ‘Pisang Ijo’.

“Nantilah kita liat. Intinya, Pak Hamka masih anggota DPR RI dan terpilih lagi. Beliau pengurus DPP. Sesuai pengalaman kita, lebih baik amankan dulu kendaraan, baru kita gasss.”jawab H Bur diplomatis.

Untuk diketahui, pada Pemilu 2024 lalu, PPP mengunci 4 kursi dan Golkar 3 kursi. Jika kedua partai ini berkoalisi, maka telah memenuhi syarat dukungan yakni 7 kursi.(*)

Leave a Reply