Ternak Terjangkit PMK, Dinas Pertanian Takalar Lakukan Penanganan Intensif

Ilustrasi Peternakan Sapi

TAKALAR, KILOMETER40.COM- Pemkab Takalar melalui Dinas Pertanian terus melakukan penanganan intensif di lapangan sekaitan munculnya kasus positif hewan ternak terjangkit Penyakit Mulut dan Kuku (PMK).

Kepala Dinas Pertanian Takalar, Abdul Haris membenarkan bahwa pihaknya terus bergerak intensif untuk menekan penyebaran PMK di wilayah Takalar.

“Iya dek, petugas kami terus fokus menangani kasus PMK di lapangan. Kita berupaya sekuat tenaga menekan penyebarannya.”kata Haris ketika dihubungi Rabu 27 Juli 2022.

Sementara itu, Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Dinas Pertanian, Hj Ernawati menerangkan jika petugasnya telah bekerja di lapangan selama beberapa pekan terakhir.

“Sejak kasus pertama ditemukan, sesuai hasil pemeriksaan Balai Besar Veteriner Maros, maka petugas kami sudah tersebar di lapangan. Penyebaran PMK ini kita lakukan semacam lockdown bagi lalu lintas hewan di wilayah Takalar.”jelas Ernawati.

Dinas Pertanian kata Ernawati terus melakukan update informasi harian tentang penyebaran PMK.

“Sejauh ini kita sudah bisa kendalikan. Laporan harian terus kami lakukan untuk memonitor perkembangan laju PMK ini.”katanya lagi.

Olehnya, pihaknya meminta kepada masyarakat untuk mematuhi segala himbauan pemerintah untuk menekan laju penyebaran PMK.

“Bapak Bupati Takalar telah mengeluarkan edaran nomor 441.7/1086/sos. Pada intinya kepada seluruh pengusaha dan peternak untuk tidak memasukkan dan mengeluarkan hewan ternak di wilayah kabupaten Takalar. Satgas PMK yang terdiri dari Pemda, TNI dan Polri akan bertindak tegas.”pungkasnya.(*)

Leave a Reply