Dari Takalar, Alia Grafika Sukses Tingkatkan Kompetensi Ribuan Guru di Pulau Jawa dan Sumatera

TAKALAR, KILOMETER40.COM– Di zaman digital seperti sekarang, aktifitas manusia tidak terbatasi lagi ruang dan waktu. Situasi ini dimanfaatkan dengan baik oleh para pegiat pendidikan untuk saling memberi manfaat.

Adalah Alia Grafika, lembaga yang concern pada sektor pendidikan pada aspek peningkatan kompetensi tenaga pendidik dan kependidikan. Lembaga yang berbasis di Takalar ini telah melakukan peningkatan kompetensi ribuan guru secara virtual.

Bahtiar Saeful, CEO Alia Grafika mengatakan bahwa meski materi disajikan secara virtual, materi yang disajikan oleh Alia Grafika cenderung mudah diaplikasikan secara praktis oleh para guru.

“Alhamdulillah sudah puluhan ribu guru di tanah air yang telah kami bimbing secara virtual. Semua sangat mengapresiasi dan mengaku sangat terbantu.”terang Bahtiar, Selasa 1 Februari 2022.

Adapun materi bimbingan untuk para guru yang diberikan oleh Alia Grafika diantaranya adalah Pelatihan Pembuatan Perangkat Pembelajaran, Aplikasi Penilaian, eRapor dan Desain Canva Bagi Guru TK/PAUD & RA dan Aplikasi Paud Digital untuk Pengembangan Digitalisasi Lèmbaga PAUD

“Kami menyiapkan materi berbasis kebutuhan guru untuk menunjang aktifitas mereka. Alhamdulillah, per hari ini ada 32 ribu guru di seluruh Indonesia yang telah kami bimbing.”paparnya lagi.

Suasana Pelatihan Guru secara virtual yang dilaksanakan oleh Alia Grafika

Alumnus Pendidikan Matematika UIN Alauddin ini menerangkan bahwa pihaknya telah menjalin kerjasama dengan Berbagai Lembaga Pemerintahan, seperti PP PAUD & DIKMAS Provinsi Jawa Tengah, Dinas Pendidikan Kabupaten Lampung Tengah dan beberapa Komunitas Pendidik (IGTKI, HIMPAUDI dan IGRA di Jawa dan Sumatera) untuk membimbing seluruh Guru TK dan PAUD di sana.
Lantas bagaimana di Sulsel?.

“Guru-guru TK/PAUD & RA kita di Sulsel sebenarnya sudah bergèrak lebih jauh tapi sepertinya memang masih perlu perubahan paradigma berpikir di era digital seperti sekarang. Bahwa kita harus beradaptasi dengan kemajuan zaman seperti sekarang. Tak ada jalan lain, harus terus meningkatkan skill dan kompetensi. Ke depan, hampir semua aktifitas guru akan dilaporkan dengan menggunakan teknologi informasi.”pungkasnya.(*)

Leave a Reply