Transparan Kelola Dana Desa, Panyangkalang Raih Anugerah KIP 2021

MAKASSAR, KILOMETER40.COM– Komisi Informasi Publik (KIP) Sulsel memberikan penghargaan kepada Desa Panyangkalang, Kabupaten Takalar sebagai desa yang cukup informatif dalam keterbukaan informasi publik di Sulsel.

Pemberian Award yang dihadiri Plt Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman, dihelat di Rinra Hotel Makassar, Rabu (15/12/2021).

Diketahui, Desa Panyangkalang, Kecamatan Mangarabombang mewakili Kabupaten Takalar sebagai desa yang menerapkan keterbukaan informasi publik (KIP). Desa ini mengikuti proses seleksi monitoring dan evaluasi keterbukaan informasi untuk badan publik desa yang digelar oleh Komisi Informasi Publik (KIP) Sulawesi Selatan pada Rabu (3/11/2021) lalu.

Kepala Desa Panyangkalang, Ahmad Sabang menyatakan pihaknya telah melakukan presentase keterbukaan informasi publik tentang potensi desa, inovasi desa, dan komitmen desa dalam menampilkan kinerja. Dia mengatakan, seluruh pengelolaan pelayanan dilakukan secara transparan.
“Warga desa bisa mengangkses dengan mudah semua hal yang kami kerjakan sehingga memudahkan mereka melakukan pengawasan,” beber Ahmad.
Ahmad mencontohkan, pengelolaan anggaran dana desa secara terbuka disajikan dalam website desa secara utuh, transaparan, dan akuntabilitas. Semua warga Takalar bisa mengakses informasi tersebut dengan mudah.
“Laporan pertanggungjawaban penggunaan dana desa juga kami sajikan dan bisa dilihat oleh publik,” ujar mantan aktivis ini.

Ahmad mengatakan, keterbukaan informasi publik di desa memiliki peran sentral dan vital dalam memberikan informasi tentang program dan kebijakan yang dilakukan pemerintah desa. Menurut dia, pihaknya berupa mendorong partisipasi masyarakat dalam proses pengambilan kebijakan publik, meningkatkan peran aktif masyarakat dalam pengambilan kebijakan publik sehingga menghasilkan layanan informasi yang berkualitas, akuntabilitas, dan tranparan.

“Ke depan kami berusaha meningkatkan kapasitas pengelolaan informasi publik sebagai jantung informasi dan komunikasi pemerintah di desa,” imbuh Ahmad. (*)

Leave a Reply