Efek Pandemi; Suara PDIP Merosot, Gelora Melesat

KILOMETER40.COM– Hasil survei Suara Milenial Institute mendapati fakta bahwa elektabilitas parpol lama anjlok gara-gara pandemi.

Rupanya pandemi Covid-19 tidak hanya berdampak pada sektor ekonomi dan kesehatan, tapi juga mengenai keterpilihan partai politik. Termasuk partai politik lama yang juga berkompetisi di Pemilu 2019 lalu.

“Emosi masyarakat yang tidak sedang baik-baik saja karena tekanan pandemi Covid-19 sangat mempengaruhi pandangan mereka terhadap kinerja partai politik,” kata Direktur Eksekutif Suara Milenial Institute Muhammad Aderman, Jumat (30/7/2021) lalu.

Muhammad Aderman mengatakan, parpol dan tokoh parpol yang hadir di Pemilu 2019 tidak mampu menjaga elektabilitasnya ketika pandemi melanda tanah air. Meski di papan atas pada Pemilu 2019, tapi beberapa partai elektabilitasnya turun.

“PDIP suaranya menurun menjadi 17,5 persen. Partai Gerindra 10,5 persen,” ujar Aderman. Partai Gelora Indonesia yang baru didirikan pada 2019 meraih elektabilitas signifikan yakni 1,5 persen. Tercatat partai ini melakukan aksi bantuan di banyak tempat berupa sembako, daging kurban dan juga vaksin. 

Hasil survei berdasar pada pertanyaan yang disampaikan Suara Milenial Institute kepada responden, yaitu “Jika pemilu digelar sekarang, partai mana yang dipilih?” Menurut Muhammad Aderman, menurunnya tingkat elektabilitas partai-partai lama di masa pandemi ini, karena publik merasa belum melihat sumbangsih dan kepedulian partai-partai dalam meringankan beban masyarakat selama pandemi.

“Publik belum melihat sejauh mana sumbangsih mereka (parpol) dalam meringankan beban masyarakat,” katanya.

Survei oleh Suara Milenial Institute ini dilakukan pada 15-22 Juli 2021. Survei itu mengambil sampel menggunakan metode random sampling melalui melalui telepon dengan total responden sebanyak 1.000 reponden. Tingkat toleransi kesalahan (margin of error) sebesar 3,01 persen, tingkat kepercayaan 95 persen.

Muhammad Aderman menambahkan bahwa tokoh yang dimiliki partai mempengaruhi elektabilitasnya. Contohnya Partai Gelora Indonesia dan Ummat. Di kedua parpol itu terdapat tokoh besar. Yakni Anis Matta, Fahri Hamzah, Amin Rais, dan tokoh lainnnya.(*)

Leave a Reply