Tak Berlakukan Pembatasan, Syamsari Minta Sekolah Tatap Muka Dibuka dengan Prokes Ketat

TAKALAR, KILOMETER40.COM– Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) tidak akan diterapkan di Takalar.

Pemerintah tidak akan membatasi mobilitas masyarakat ataupun membuat posko penyekatan diperbatasan.

Justru sebaliknya, saat ini pemerintah mengupayakan agar sekolah tatap muka dibuka kembali melalui percobaan sekolah tatap muka pada sekolah SD dan SMP.

“Melihat kondisi sekarang, hampir semua anak-anak yang berkeliaran tidak menghiraukan protokol kesehatan.kata Syamsari, Senin 12 Juli 2021.

Oleh karena itu, Ketua Partai Gelora Sulsel itu mengusulkan agar sekolah tatap muka dibuka saja, dengan memberlakukan prokes yang ketat. Maka dengan cara ini anak-anak didik justru akan lebih terjaga.

Sekolah tatap muka ini akan berlangsung dengan sistem pembelajaran yang didesain agar tidak terjadi penumpukan siswa disekolah dan menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

Contohnya, kelas 1 dan 2 akan belajar tatap kemudian kelas 3 dan 4 masuk jam berikutnya, sehingga jam belajar siswa hanya berlangsung dua jam.

Terpisah, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan kabupaten Takalar, Drs Irwan mengakui bahwa pembelajaran tatap muka telah dibolehkan di beberapa sekolah.

“Sudah ada beberapa sekolah yang diberikan rekomendasi untuk PTM terbatas. Tapi itu setelah diadakan verifikasi oleh tim PSC kabupaten Takalar. Kita akan mulai perlahan-lahan.”kata Irwan.(*)

Leave a Reply