Langgar Netralitas di Pilkada, Bawaslu Sulsel Laporkan 61 ASN ke KASN

ASN sedang mengikuti Upacara. Ist

ASN sedang mengikuti Upacara. Ist

KILOMETER40.COM– Bawaslu Provinsi Sulawesi Selatan melaporkan 61 Aparatur Sipil Negara (ASN) kepada Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) terkait dugaan pelanggaran netralitas pada pilkada.

“Untuk dugaan pelanggaran netralitas ASN sejauh ini tercatat ada 76 kasus, 12 dihentikan karena tidak memenuhi unsur, tiga diproses dan 61 telah direkomendasikan ke KASN,” ungkap Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran Bawaslu Sulsel Azry Yusuf di Makassar, Jumat (18/9/2020) kepada Antara.

Ia menjelaskan di Sulsel ada 12 kabupaten kota yang menyelenggarakan pilkada, dimana pengawasan serta aturan terhadap netralitas ASN sudah dituangkan dalam Surat Keputusan Bersama (SKB) oleh Kemenpan-RB, Kemendagri, KASN dan Bawaslu, guna menjaga netralitasnya.

Tidak hanya itu, Undang-Undang Nomor 5 tahun 2014 tentang ASN, diamanahkan agar tidak berpihak dari segala bentuk pengaruh manapun dan tidak memihak kepada kepentingan siapapun, termasuk bakal calon tertentu, karena tidak sedikit bakal calon petahana maju kembali dalam pilkada.

Dari data dugaan pelanggaran netralitas ASN di 12 kabupaten kota, dia menyebutkan Kabupaten Bulukumba tercatat terbanyak dugaan pelanggarannya ada 16 kasus (satu dihentikan).

Selanjutnya Kabupaten Luwu Timur 14 kasus (4 dihentikan), Kabupaten Pangkep 10 kasus (satu dihentikan), Kota Makassar 9 kasus (satu dihentikan), Kabupaten Maros 9 (satu dihentikan),

Kabupaten Selayar, lima kasus (satu dihentikan), Kabupaten Toraja lima kasus, Kabupaten Gowa tiga kasus, Kabupaten Barru satu kasus .(*)

Leave a Reply