Era Taufan Pawe, Golkar ‘Ketinggalan Kereta’ di Pilkada Bulukumba

BULUKUMBA, KILOMETER40.COM– Kejutan terjadi di Pilkada Bulukumba. Jelang pendaftaran bakal paslon di Pilkada Bulukumba, perubahan arah dukungan partai politik terjadi di Partai Demokrat.

Partai berlambang Mercy tersebut resmi mengusung pasangan Muchtar Ali Yusuf – Andi Edy Manaf.

Pasangan bertagline Harapan Baru tersebut resmi menerima dukungan DPP Partai Demokrat dengan format B1.KWK yang ditandatangani Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), Senin (31/8/2020) malam.

Ketua DPD Demokrat Sulsel, Ni’matullah membenarkan bahwa partainya telah mengalihkan dukungan ke pasangan bertagline Harapan Baru. Pengalihan tersebut, menurut Ni’matullah adalah keputusan DPP Partai Demokrat lantaran pasangan yang terlebih dahulu diberikan tak mampu mencukupkan partai koalisi.
 
“Iya dinda, kita resmi mengusung Harapan Baru di Pilkada Bulukumba. DPP yang ambil alih, karena dianggap Andi Hamzah Pangki dan Andi Murniaty Makking belum bisa mencukupkan koalisi. Padahal waktu pendaftaran di KPU sudah sangat mepet. Sehingga DPP minta DPD cari kandidat yang layak dan siap menang,” kata Ni’matullah.

Sebelumnya, Andi Hamzah Pangki bersama Andi Murniati Makking mampu membangun koalisi Golkar, Demokrat dan Hanura.
Sayangnya, Hamzah Pangki masih belum mampu mengeluarkan form B1 KWK dari partainya sendiri, Partai Golkar.
Dikabarkan, keputusan partai Golkar di Pilkada Bulukumba dalam dinamika yang sangat keras lantaran kehadiran kader partai Golkar lainnya, Jamaluddin M Syamsir alias JMS.

Padahal, di era kepemimpinan Nurdin Halid di Golkar Sulsel, AHP berulang kali ditegaskan sebagai usungan Golkar di Pilkada Bulukumba.

Dengan demikian, menilik konfigurasi kursi partai politik di DPRD Bulukumba, tersisa Golkar dengan 4 kursi, Hanura 2 kursi dan Berkarya 1 kursi. Partai beringin rimbun kemungkinan hanya bisa melebur pada koalisi yang sudah terbangun sejak jauh hari.

Jumlah kursi ini tidak bisa lagi mengusung 1 pasangan calon, lantaran dibutuhkan tambahan minimal 1 kursi lagi sesuai regulasi yang mempersyaratkan jumlah minimal 8 kursi.(*)

Leave a Reply