Disebut Makanan Tidak Islami, Klepon alias Kue Onde-onde Viral

KILOMETER40.COM– Warganet Indonesia sedang dihebohkan dengan jajanan tradisional klepon yang dibilang tidak islami. Kue klepon atau masyarakat Sulawesi selatan menyebutnya Onde-onde atau Umba-umba jadi trending topic Indonesia di Twitter, Selasa (21/7/2020).

Hal itu terlihat dari gambar yang beredar di media sosial dan menyebutkan jika jajanan tradisional bertabur kelapa itu bukanlah jajanan Islami. Salah satunya diunggah oleh akun Twitter @memefess.

Gambar yang tersebar tersebut bertuliskan, “Kue klepon tidak Islami. Yuk tinggalkan jajanan yang tidak Islami dengan cara membeli jajanan Islami, aneka kurma yang tersedia di toko syariah kami.”

Masih belum jelas dari mana dan siapa pembuat gambar tersebut. Namun, di bagian bawah tertulis nama ‘Abu Ikhwan Azis’.

Kicauan ini langsung viral dengan lebih dari 2,2 ribu likes dan 1,6 ribu retweet. Banyak warganet yang mempertanyakan, apa alasan klepon diklaim bukan jajanan atau makanan Islami, dan kenapa harus kue beras tersebut?

Sampai saat ini belum diketahui alasan penyebutan klepon sebagai makanan tidak Islami. Padahal salah satu kue jajanan pasar ini termasuk takjil yang banyak diburu di bulan Ramadan. Kue ini pun dibuat dari bahan-bahan yang masuk kategori halal.

Makanan ini terbuat dari tepung beras ketan yang diberi pewarna hijau atau putih, lalu diisi gula merah dan dibentuk bola-bola kecil yang direbus dalam air mendidih.
Terakhir kemudian dibaluri dengan parutan kelapa. Onde-onde tidak hanya ditemui di Indonesia saja, tapi juga di Malaysia, Brunei, dan Singapura.
Bahkan, kalangan masyarakat Bugis-Makassar, Onde-onde atau Umba-umba menjadi kue yang wajib dibuat ketika ada pesta atau hajatan.(*)

Leave a Reply