Apakah Pelaksanaan Shalat Idul Adha Masih di Rumah? Begini Kata MUI Sulsel

MAKASSAR, KILOMETER40.COM– Pelaksanaan hari raya Idul Adha bagi umat Islam sudah di depan mata. Sekaitan dengan pandemi Covid-19, pelaksanaannya hampir dipastikan akan berbeda dengan tahun sebelumnya. Setidaknya itu terjadi pada pelaksanaan Shalat Idul Fitri lalu, yang dianjurkan pemerintah untuk dilaksanakan di rumah.

Menyikapinya, Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Sulawesi Selatan mengaku masih menunggu petunjuk teknis untuk pelaksanaan shalat Idul Adha 1441 Hijriah yang jatuh pada 31 Juli 2020, mengingat momentum itu masih di tengah pandemi COVID-19.

“Masih kami koordinasikan dengan Dewan Masjid, beserta organisasi Islam soal teknis pelaksanaan shalat Id,” ujar Sekretaris MUI Sulsel Prof HM Ghalib saat dihubungi di Makassar, Sabtu (20/6/2020).

Menurut dia, pelaksanaan shalat Idul Adha, sepertinya masih merujuk pada fatwa MUI sesuai saat pelaksanaan shalat Jumat, maupun shalat fardu lainnya yakni dengan berpedoman pada protokol kesehatan COVID-19.

Selain itu, Direktur Pascasarjana Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar ini mengemukakan, pemerintah terus berupaya menjadikan Sulsel menuju penerapan normal baru, sehingga semua pihak berharap pandemi bisa segera berakhir.

“Tetap kita harus menerapkan protokol kesehatan, mudah-mudahan Sulsel bisa segera memulai menuju kehidupan normal baru. Dan kami tetap menunggu petunjuk teknis dari pemerintah,” ujar tokoh agama sekaligus guru besar UIN Alauddin itu kepada Antara.

Pihaknya berharap, shalat Id di semua tempat ibadah maupun di lapangan bisa dilaksanakan meski dalam situasi pandemi, asalkan aman dan memastikan menjalankan protokol kesehatan. Namun di sisi lain ada beban yang harus dipikirkan terkait dengan keselamatan umat.

“Tentunya diutamakan keselamatan dan memelihara jiwa umat dari serangan virus ini. Jelasnya, bila mudharatnya besar sebaiknya tidak dilaksanakan,” ujar dia menyarankan.(*)

Leave a Reply