Gegara Laksanakan Shalat Idul Fitri Berjamaah, Lurah Pecat Dua Imam Lingkungan

TAKALAR, KILOMETER40.COM– Tak hanya aspek kesehatan dan ekonomi, Covid 19 mulai berdampak pada sektor sosial dan mulai beraroma politis.

Di saat pemerintah mencanangkan aktifitas peribadatan dari rumah, dua imam lingkungan terdesak oleh warga untuk melaksanakan Shalat Idul Fitri beberapa waktu lalu. Akhirnya, kedua imam tersebut mengikuti desakan warga dan memfasilitasi pelaksanaan shalat idul fitri.

Akibatnya, dua imam lingkungan harus menelan kenyataan pahit, dipecat dari jabatannya oleh lurah setempat.

Peristiwa ini terjadi di Kelurahan Bulukunyi, kecamatan Polongbangkeng Selatan, kabupaten Takalar, Sulsel.

Kepala Kelurahan Bulukunyi Muh Nur membenarkan pemecatan itu.

“Iya, ada dua imam lingkungan langsung dipecat karena tidak menaati aturan pemerintah atau protokol kesehatan. Sebab himbauan pemerintah menegaskan bahwa warga dilarang melaksanakan Ibadah di masjid apalagi melaksanakan shalat idul Fitri.”kata Muh Nur kepada wartawan, Senin (8/6/2020) kemarin.

Tidak hanya itu, kedua imam ini menurut Nur, sudah lama dilakukan pembinaan namun tetap membandel. Sehingga, pihaknya memerintahkan imam kelurahan untuk melakukan penggantian.

Sementara itu, Kabag Kesra Pemkab Takalar, Amran Torada menyatakan akan turun ke wilayah tersebut untuk memfasilitasi masalah ini.

“Kami akan kroscek ke lapangan hari ini. Yang perlu kami tegaskan, bahwa kejadian ini adalah murni kebijakan internal kelurahan. Kami di Pemkab, sangat kaget dengan kejadian ini.”kata Amran, Selasa (9/6/2020).(*)

Leave a Reply