Legislator PKS Takalar Protes Keras Keterlambatan Pembayaran Insentif Guru Mengaji

TAKALAR, KILOMETER40.COM- Sudah masuk 5 bulan. Para guru mengaji TKA/TPA di Takalar belum juga menerima honor bulanan dari Pemkab Takalar. Padahal, insentif mereka ada di APBD 2020.

Anggota DPRD Takalar dari PKS, Ahmad Jais mengaku menerima aduan silih berganti dari para guru mengaji.

“Tolonglah, Pemda agar menghidupkan kepedulian. Percepat pencairan insentif mereka. Mereka ini juga butuh biaya hidup dan mengingat di bulan Ramadhan ini banyak kebutuhan dari para guru guru mengaji tersebut.”kata Jais melalui sambungan telepon, Senin (11/5/2020).

Sebelumnya, legislator muda PKS ini mengaku telah mendapat jaminan dari pemkab untuk dicairkan hari ini. Namun, sampai Senin (11/5/2020) sore ini, pembayaran itu tak kunjung terwujud.

“Ini sudah masuk bulan kelima. Saya konfirmasi Sekda katanya ada pengalihan anggaran untuk penanganan Covid-19. Harusnya program prioritas begini tidak usah dialihkan. SPPD pejabat yang harus digeser semua.”kata Jais kecewa.

Dikonfirmasi, Sekda Takalar, HM Arsyad menerangkan bahwa anggaran dimaksud tidak dialihkan. Namun sedang dilakukan perhitungan ulang sebagai konsekuensi pengurangan Dana Alokasi Umum (DAU) senilai Rp 59 Milyar.

“Bukan dialihkan, tapi sementara dilakukan rasionalisasi anggaran krn berkurangnya alokasi dana DAU kurang lebih Rp. 59 M. Selain itu, DAK sekitar Rp.34 M. Sementara masih dilakukan perhitungan oleh BPKD. Insya Allah terbayar.”kata Arsyad.(*)

Leave a Reply