Pimpinan Bawaslu Takalar Lakukan Isolasi Mandiri. Simak Penyebabnya

TAKALAR, KILOMETER40.COM- Pimpinan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) kabupaten Takalar memilih untuk melakukan isolasi mandiri. Langkah ini diambil lantaran mereka pernah berinteraksi langsung dengan seorang tenaga kesehatan yang terindikasi kuat positif Covid-19.

“Berhubung saya pernah kontak dengan istrinya 5 hari yang lalu mohon semua keluarga untuk tidak berkomunikasi/bertemu langsung dengan saya atau yang pernah ketemu langsung dengan saya mohon untuk tidak keluar dari rumah dan melakukan isolasi mandiri,”kata Nellyati, pimpinan Bawaslu Takalar melalui pesan yang dikirimkan pada redaksi, Sabtu (25/4/2020) sore.

Kontak langsung tersebut terjadi ketika Bawaslu Takalar menggelar Aksi Donor Darah dalam rangka Hari Jadi Bawaslu ke 12. Nelly malah mengaku telah mengajukan permohonan untuk dilakukan Rapid Test, namun belum ada respon dari Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Takalar.

“Kami sudah bermohon untuk dilakukan test. Tapi belum ada respon.”katanya ketika dikonfirmasi.

Tenaga kesehatan yang terpapar Covid-19 tersebut adalah petugas Unit Transfusi Darah RSUD H Padjonga Takalar, perempuan berinisial NA. Dia adalah istri dari APA (35) yang saat ini dalam perawatan intensif RS Wahidin Soediro Husodo Makassar.

Dikabarkan, NA yang merupakan istri APA dan keluarganya telah menjalani Rapid Test. Hasilnya, NA dan seorang anaknya dinyatakan positif. Hasil Rapid Test ini masih menunggu hasil SWAB Test yang akurasinya lebih tinggi.(*)

Leave a Reply