Menteri Pertanian SYL Perkenalkan ‘ATM Beras Sikomandan’

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo perkenalkan ATM Beras Pertanian Sikomandan. Foto: Antara

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo perkenalkan ATM Beras Pertanian Sikomandan. Foto: Antara

JAKARTA, KILOMETER40.COM– Kementerian Pertanian (Kementan) melakukan soft launching ATM Pertanian Sikomandan, di Kodim 0501/JPBS Kemayoran, Jakarta Pusat. ATM ini akan digunakan untuk mempercepat penyediaan bantuan pangan bagi masyarakat selama menjalankan ibadah puasa 2020.

Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul didampingi Kepala Staf Angkatan Darat (KASAD) Jenderal TNI Andika Perkasa saat peluncuran. Syahrul menjelaskan, keberadaan ATM dinilai mampu membantu warga yang mengalami keterbatasan akses pangan selama mengikuti kebijakan pemerintah akibat pandemi covid-19.

Menurut Mentan, kegiatan ini juga sesuai dengan arahan Presiden RI Joko Widodo untuk membantu memenuhi pangan masyarakat yang terkenda dampak covid-19.

“Ini adalah sebuah bentuk panggilan, di mana kami hadir di tengah-tengah situasi yang sedang dihadapi bangsa ini. Terlebih, pandemi covid-19 telah menyerang seluruh dunia,” ujar Mentan Syahrul, dikutip keterangan tertulis, Rabu (22/4/2020).

Dalam kesempatan ini, Mentan Syahrul memberikan bantuan beras gratis kepada masyarakat di wilayah Gunung Sahari Kemayoran. Bantuan diberikan dengan melalui mesin ATM.

“Mesin ATM ini disebutnya ATM Pertanian Sikomandan. Warga yang mendapat bantuan silakan datang ke Kodim untuk mengambil beras lewat ATM,” katanya.

Sebagai informasi, setiap hari, masyarakat bisa mengambil beras sebanyak 1,5 kg per orang di 12 Kodim yang tersebar di seluruh DKI Jakarta. Adapun stok beras yang dibagikan secara gratis ini mencapai 1,2 ton per hari.

Di tempat yang sama, Mulyanto (45) yang berprofesi sebagai tukang kuli bangunan mengaku sangat senang dengan peluncuran mesin ATM Beras tersebut. Dia berharap bantuan ini bisa terus dilakukan hingga memfasilitasi seluruh warga miskin.

“Sangat terbantu sekali dengan adanya mesin ATM Beras gratis ini. Setiap hari jadi kita tidak perlu khawatir dengan harus membeli beras apalagi sekarang situasi sedang sulit,” katanya.(*)

Leave a Reply